MAMUJU, – Setelah dua hari pencarian intensif, Tim SAR gabungan akhirnya menemukan seluruh korban insiden jatuhnya lima pekerja proyek pengecatan Jembatan Sungai Tarailu, Kecamatan Sampaga, Kabupaten Mamuju. Korban terakhir yang sebelumnya dinyatakan hilang, atas nama Sapri, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Selasa malam (29/7/2025) pukul 21.30 WITA.
Sapri ditemukan sejauh 800 meter dari titik lokasi awal ia dilaporkan jatuh ke sungai. Penemuan ini menutup rangkaian operasi pencarian yang telah dilakukan secara intensif sejak Senin (28/7), usai ambruknya bambu penyangga pijakan para pekerja saat melakukan pengecatan.
Sebelumnya, pada pukul 19.50 WITA, Tim SAR gabungan juga menemukan korban lainnya yang bernama Angga, dalam keadaan meninggal dunia. Angga ditemukan sejauh 250 meter dari titik jatuh. Dengan ditemukannya kedua korban, maka jumlah total pekerja yang jatuh sebanyak lima orang: tiga berhasil diselamatkan oleh warga sesaat setelah kejadian, sementara dua lainnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
Kasih Operasi Kantor SAR Mamuju, Aswandi menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat, mulai dari Basarnas, TNI/Polri, BPBD, relawan, hingga masyarakat yang turut membantu proses pencarian.
“Operasi SAR resmi kami tutup setelah seluruh korban berhasil ditemukan. Kami turut berduka atas meninggalnya dua pekerja, semoga keluarga diberikan ketabahan,” ujarnya.
Insiden ini menjadi perhatian serius mengingat proyek pengecatan yang dilakukan tidak dilengkapi sistem keselamatan kerja yang memadai. Pihak berwenang diharapkan segera melakukan investigasi guna mengungkap penyebab pasti kejadian dan memastikan kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari. (**)






