Mamuju – Forum Pemimpin Redaksi Media Massa (FPRMM) Sulawesi Barat (Sulbar) dalam waktu dekat akan resmi terbentuk. Sejumlah penggagas forum ini telah mematangkan struktur organisasi dalam pertemuan yang digelar di Warkop Abang, Kamis, 25 September 2025.
Salah satu penggagas FPRMM, Muhammad Said—akrab disapa Edo—mengungkapkan bahwa peluncuran resmi forum ini direncanakan pada Oktober 2025. Menurutnya, FPRMM hadir sebagai wadah profesional bagi para pemimpin redaksi media massa di Sulbar, tanpa memandang latar belakang organisasi yang mereka ikuti.
“Forum ini bertujuan menjaga integritas dan independensi pers di Sulbar. Kami ingin memastikan media tidak mudah terpengaruh oleh kekuasaan, kepentingan kelompok, kekuatan ekonomi, atau pihak lain yang bisa mengancam independensi redaksi,” ujar Edo.
Lebih jauh, Edo menjelaskan bahwa FPRMM akan menjadi ruang kolaborasi antarpemimpin redaksi untuk memperkuat ekosistem media yang sehat dan mendorong praktik jurnalisme yang berkualitas. Melalui diskusi rutin dan komitmen terhadap Kode Etik Jurnalistik, forum ini akan berperan aktif dalam menjaga marwah profesi pers.
“Anggota forum akan turut mengawal agar penyelenggara negara tetap patuh pada konstitusi serta menjaga peran pers sebagai pilar demokrasi yang bekerja untuk kepentingan bangsa dan negara,” jelasnya.
Forum ini juga diharapkan menjadi solusi atas berbagai dinamika serta tantangan yang dihadapi media dewasa ini, termasuk dalam menjaga otonomi redaksi di tengah tekanan yang kian kompleks.
Keanggotaan FPRMM terbuka bagi seluruh pemimpin redaksi media massa di Sulawesi Barat, baik dari media cetak, elektronik, maupun online. Edo pun mengajak seluruh pemimpin redaksi di Sulbar untuk bergabung dan berkontribusi dalam forum ini.
“Organisasi ini terbuka untuk semua Pemred yang ingin menjaga profesionalisme media di daerah, tanpa membeda-bedakan afiliasi atau latar belakang organisasinya,” pungkas Edo. (**)






