Mamuju, — Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat penyusunan Rencana Kerja Tahun Anggaran 2025, yang berlangsung di Ruang Rapat Utama Gedung DPRD Sulbar, Rabu (14/5/2025).
Rapat dipimpin langsung oleh unsur pimpinan Bamus dan dihadiri oleh Kepala Bagian Umum dan Keuangan Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Stephanus Buntu Madika, sejumlah anggota Bamus DPRD, serta pejabat struktural di lingkungan Sekretariat DPRD.
Adapun agenda utama rapat mencakup penjadwalan kegiatan DPRD tahun 2025, sinkronisasi program kerja antar-komisi dan alat kelengkapan dewan, serta penyusunan strategi peningkatan efektivitas dan akuntabilitas kelembagaan DPRD.
Dalam keterangannya, Stephanus Buntu Madika menegaskan komitmen Sekretariat DPRD dalam mendukung pelaksanaan fungsi-fungsi kelembagaan dewan secara maksimal.
“Kehadiran kami dalam forum Bamus ini merupakan wujud tanggung jawab administratif dan teknis guna menjamin kelancaran pelaksanaan program kerja DPRD Sulbar di tahun mendatang,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa Sekretariat DPRD siap memastikan seluruh kebutuhan penunjang kegiatan legislatif dapat terakomodasi dengan baik.
“Kami akan terus memperkuat dukungan, khususnya pada aspek anggaran dan logistik, agar pelaksanaan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan dapat berjalan optimal,” sambung Stephanus.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas unit dalam mendukung visi DPRD sebagai lembaga yang modern, terbuka, dan responsif terhadap aspirasi masyarakat.
“Sinergi antara sekretariat dan alat kelengkapan dewan merupakan fondasi utama dalam membangun DPRD yang efektif, responsif, dan akuntabel. Kami berharap proses perencanaan ini menjadi awal dari langkah-langkah yang lebih terstruktur dan terukur,” pungkasnya.
Sementara itu, salah satu anggota Bamus DPRD, H. Abdul Rahman, menyampaikan bahwa penyusunan rencana kerja tahun 2025 ini akan menjadi acuan penting dalam pelaksanaan agenda strategis dewan.
“Rencana kerja ini bukan hanya sebagai dokumen administratif, tetapi juga sebagai panduan arah kebijakan yang akan dijalankan DPRD selama satu tahun ke depan. Maka dari itu, seluruh elemen perlu berperan aktif dan terlibat secara maksimal,” ujarnya.
Rapat Bamus tersebut juga menjadi ruang koordinasi awal untuk menyelaraskan perencanaan program DPRD dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, demi mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berpihak pada kepentingan rakyat. (**/adv)






