Mengusung tema “Treasure”, Manakarra Fair tahun ini menyoroti kekayaan budaya lokal, khususnya warisan tenun tradisional Wastra Sekomandi, yang berasal dari Kecamatan Kalumpang, Mamuju.
“Tahun ini, Manakarra Fair mengedepankan warisan budaya Wastra Sekomandi, yang diyakini sebagai salah satu tenun tertua di dunia dengan usia mencapai 480 tahun,” ujar CEO Manakarra Fair, Veronica Wijaya, dalam konferensi pers, Kamis, 10 Juli 2025.
Sebagai bagian dari edukasi budaya, pengunjung dapat menikmati pengalaman unik di Mini Museum dan Art Gallery Sekomandi. Galeri ini menampilkan proses pembuatan kain Sekomandi dari awal hingga akhir, dipadukan dengan pengalaman digital interaktif untuk memberikan pemahaman yang mendalam bagi pengunjung.
Guna mempopulerkan kain tenun dalam kehidupan modern, panitia menyelenggarakan Parade Fashion Sekomandi. Parade ini dimeriahkan oleh siswa-siswi SD se-Mamuju, desainer lokal Awhy Syahreza, serta rumah mode ternama VEFLO, yang menampilkan karya fashion bernuansa tradisional namun bergaya kekinian.
Tak hanya menampilkan budaya, Manakarra Fair 2025 juga menghadirkan sentuhan artistik melalui desain panggung bertema “La’Bi Tombang” hasil karya komunitas Kapak. Filosofi panggung ini mengangkat simbol tanduk kerbau sebagai lambang kemakmuran masyarakat Mamuju.
“Manakarra Fair 2025 juga menghadirkan beragam hiburan, termasuk pertunjukan dari Sanggar Bamba Manurung, Sanggar Bura’ Santigi, dan Sanggar Bulawan Art, serta penampilan dari band lokal seperti The Finders, Sunar Sweet, AElea, Edelweiss, The Manakarra, dan bintang tamu El Matulesi,” tambah Veronica.
Sebagai penggerak ekonomi kreatif, sebanyak 45 UMKM pilihan mengisi area booth pameran utama, dan 70 UMKM legal turut serta di UMKM Corner. Para pelaku UMKM telah melalui proses kurasi dan pelatihan, termasuk penyusunan proposal bisnis. Tak hanya itu, Manakarra Fair juga menghadirkan sistem titip jual untuk produk oleh-oleh khas daerah dan produk kemasan siap jual.
Tahun ini, Manakarra Fair menggandeng Makappa Cloth sebagai mitra resmi merchandise. Makappa bertugas mendesain, memproduksi, dan mempromosikan produk eksklusif bertema Manakarra Fair 2025.
Melalui kolaborasi antara seniman lokal, pelaku UMKM, komunitas, dan masyarakat luas, Manakarra Fair 2025 diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan, tapi juga wadah memperkuat identitas budaya dan menggerakkan roda ekonomi kreatif daerah.






