Tubo Sendana, — Warga Desa Tubo Selatan, Kecamatan Tubo Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, digemparkan oleh terdamparnya seekor mamalia laut berjenis ikan paus di pesisir Batu Roro, Kamis (24/7) dini hari sekitar pukul 04.00 WITA.
Paus tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan yang sedang melaut. Kejadian langka ini sontak menyita perhatian warga. Sejak pagi, lokasi penemuan bangkai paus ramai dikunjungi, tidak hanya oleh warga setempat, tetapi juga dari desa-desa tetangga yang datang khusus untuk melihat langsung kondisi hewan laut raksasa tersebut.
Menurut Kepala Desa Tubo Selatan, Jalaludin, paus itu diperkirakan memiliki panjang sekitar 8 meter dan saat ditemukan sudah dalam kondisi tak bernyawa.
“Kami segera melakukan peninjauan dan berkoordinasi untuk evakuasi, mengingat ukuran bangkai yang cukup besar dan posisinya berada tepat di pesisir kampung. Ini harus segera ditangani karena menimbulkan bau menyengat,” ujarnya.
Penyebab pasti kematian paus belum diketahui. Namun, dari hasil pengamatan sementara, terdapat luka terbuka di bagian dekat kepala dengan ukuran sekitar 10 cm lebar dan kedalaman 15 cm. Luka tersebut tampak cukup parah dan mulai mengalami infeksi. Dugaan awal mengarah pada kemungkinan paus mengalami cedera fatal yang menyebabkan kematiannya.
Jalaludin juga mengungkapkan bahwa pihaknya tengah berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Tubo untuk meminta bantuan kapal guna menarik bangkai paus ke tengah laut saat air pasang.
“Kami tidak memiliki kapal besar untuk menarik bangkai paus. Ini perlu dukungan agar segera bisa dievakuasi dan tidak mengganggu warga sekitar,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, proses koordinasi dan persiapan evakuasi masih berlangsung. Pemerintah desa bersama masyarakat berharap penanganan bisa segera dilakukan demi menjaga kesehatan dan kenyamanan lingkungan sekitar.
Dari pantauan di lokasi, genangan air laut di sekitar bangkai paus tampak berwarna kemerahan. Hal ini disebabkan oleh sayatan pada bagian perut paus yang dilakukan warga untuk mencegah pembengkakan akibat gas yang terbentuk dalam tubuh, yang bisa menyebabkan ledakan jika tidak segera ditangani. (FB Edy putra negara/**)






