Mamuju, — Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBDP) Tahun Anggaran 2025. Rapat yang berlangsung di Ruang Banggar DPRD Sulbar, Lantai 2, ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Sulbar, Hj. Suraidah Suhardi.
Pembahasan APBDP kali ini difokuskan pada penyesuaian anggaran untuk mendukung program prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, termasuk di dalamnya peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan sektor Sumber Daya Manusia (SDM), serta memperkuat koordinasi lintas sektor.
“Semua itu sejalan dengan visi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar, Suhardi Duka dan Salim S Mengga: “Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera.”
Dalam kesempatan itu, Hj. Suraidah Suhardi menegaskan komitmen DPRD dalam mendukung program-program strategis pemerintah daerah, khususnya yang berorientasi pada pengembangan SDM.
“Jadi kita menyambut baik apa yang menjadi program unggulan Pak Gubernur dan Wagun dalam peningkatan SDM,” ujar Suraidah.
Rapat juga dihadiri Plt. Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setda Provinsi Sulbar, Murdanil. Ia menyampaikan bahwa pembahasan APBDP adalah momentum penting untuk memastikan kesesuaian antara alokasi anggaran dengan kebutuhan masyarakat.
“Kami berharap seluruh program dan kegiatan, khususnya di Biro Pemkesra, mendapatkan dukungan penuh dari legislatif. Kami pun berkomitmen agar semua program yang direncanakan dapat berjalan dengan baik dan akuntabel,” jelas Murdanil.
Murdanil juga menambahkan bahwa Biro Pemkesra akan terus mendorong program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti peningkatan kualitas pelayanan publik dan program beasiswa yang menjadi salah satu perhatian utama biro tersebut.
Rapat ini menjadi bukti konkret sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam mendorong pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Barat. (**)






