Sulbar Masuk 10 Besar Inflasi Tertinggi, DPRD Soroti Perlunya Langkah Serius

Mamuju – Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Amalia Fitri, menghadiri pengarahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terkait perkembangan situasi terkini, yang dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung secara virtual pada Selasa, 2 September 2025, dan diikuti dari Ruang Oval Lantai 3, Kantor Gubernur Sulbar.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Gubernur Sulbar Suhardi Duka, Wakil Gubernur Salim S. Mengga, jajaran Forkopimda, serta para Kepala OPD lingkup Pemerintah Provinsi Sulbar.

Rakor ini digelar untuk memperkuat koordinasi pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok serta mengantisipasi potensi inflasi yang diprediksi meningkat di tahun 2025.

Ketua DPRD Sulbar, Amalia Fitri, menyampaikan bahwa Sulawesi Barat saat ini masuk dalam 10 besar daerah dengan tingkat inflasi tertinggi di Indonesia. Hal ini, menurutnya, harus menjadi perhatian serius seluruh pihak.

“Kegiatan ini bukan hanya membahas penanganan inflasi, tapi juga kondisi keamanan daerah yang masih kurang kondusif. Terkait inflasi Sulbar, kita harus wanti-wanti. Gubernur sudah menyampaikan, Insyaallah kita akan berusaha semaksimal mungkin menurunkannya secara perlahan,” ujar Amalia.

Amalia berharap, melalui rakor ini, strategi pengendalian inflasi dapat lebih terarah dan konsisten, serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan daya beli dan kesejahteraan masyarakat. (adv)

Pos terkait